Menanamkan nilai-nilai kejujuran pada anak, hendaknya tidak melupakan unsur keimanan dan ketakwaan bahwa jujur bukan karena ingin dianggap hebat, jujur bukan karena takut disetrap guru maupun ortu tetapi lebih karena rasa taat kepada Tuhannya, sehingga dalam kondisi bagaimanapun, ada atau tidak adanya orang tua yang mengawasi, si anak akan tetap berusaha jujur dengan segala resikonya.
Setidaknya itu upaya secara individual yang bisa kita lakukan di ranah keluarga, sedangkan sebagai anggota masyarakat kita juga tidak boleh cuek terhadap kasus korupsi. Jika kita melihat tindak korupsi di depan mata, sebisa mungkin berusahalah untuk mencegahnya. Kalau tidak bisa dan kita tidak kuasa, ya..laporkan saja kasus tersebut kepada KPK. Tentu saja, peran Negara juga sangat penting. Negara harus menindak tegas para koruptor, memberikan hukuman yang tidak saja menimbulkan efek jera bagi si pelaku tetapi juga menjadi peringatan bagi siapapun yang coba-coba berkorupsi.
No comments:
Post a Comment